Rabu, 23 September 2015

Rindu dan Melupakan

Kenapa untuk saat ini keadaan memaksa ku untuk melupakan ?
Melupakan disini bukan untuk hal yg buruk melainkan hal yg indah.
Dan kenapa keadaan menuntut ku untuk mengingat hal yg buruk ,
lalu melupakan yg indah .
Bukankah kita seharusnya melupakan yg buruk , dan mengingat yg baik ?
Mana bisa hal yg indah , kenangan yg manis, kebiasaan yg menyenangkan kita lupakan .
Sementara kita justru harus mengingat yg membuat sakit .
Bukankah otak kita diciptakan untuk mengingat ?
Lalu hati untuk merasakan .
Seperti hal nya pada saat ini, apa aku harus melupakan hal yg selalu aku ingat hanya untuk terlepas dari semua ini?
Mereka semua berkata lupakan lah bila itu membuat sakit ,
dan ingatlah sesuatu yg buruk untuk berhenti menangis.
Memang semua yg indah pada saat itu,
membuat semua isi otak ku terpenuhi oleh semua tentang AKU, KAMU, DAN KITA.
Dan itu juga yg membuat ku sampai saat ini tidak bisa melepaskan apa yg harusnya aku lepaskan.
Kenapa semua momen tentang kita justru membuat ku semakin sakit sendiri disini ?
Kenapa semua cerita indah kita dulu selalu membunuh aku dengan air mata ?
Dan kenapa rasa sakit ini pun tidak bisa membantu sedikit pun untuk bisa melupakan semua tentang kita ?
Aku selalu mencoba mengingat tentang semua yg hal buruk ,
yg semata mata hanya untuk melepaskan semua bayangmu disini.
Tapi pada akhirnya kerinduan yg sangat besar saat ini mampu melawan semua usaha ku.
Pada akhirnya aku tidak bisa apa apa selain hanya mengingat dan mengingat lagi semua tentang aku, kamu dan kita.
Tentang semua cerita, semua kebiasaan, semua momen.
Tentang semua pesan singkat kita, semua canda tawa kita, semua perjalanan kita dari bertemu sampai akhirnya sekarang berpisah.
Itu semua tidak akan hilang didalam ingatan ku, karna hanya kenangan itulah yg saat ini bersama ku.
Hanya kenangan itu lah yg aku punya, dan dengan kenangan itu lah aku selalu mengingat mu.
Setidaknya dengan semua kenangan tentang mu yg membuat aku yakin bahwa aku tidak sendiri disini.
Kamu memang pergi, tapi tidak dengan kenangan mu.
Dan aku akan tetap mengingatnya , tanpa peduli sesakit apapun.
Hingga rindu dan melupakan jaraknya hanya setipis benang.


Love – YS