Aku
teringat akan semua tentang kita, dimana ada aku dan kamu dalam
sebuah cerita.
Aku
ingin bicara pada angin apakah cerita kita masih ada ? Atau hanyalah
tinggal sisa daun yang gugur?
Aku
berjalan berharap menemukan sisa serpihan yang dulu sempat kau
berikan,
di
tempat ini dulu kita bersama , ditempat dulu kita salng bercerita ,
dan dijalan ini dulu kita pernah tertawa sambil menggenggam tangan.
Apa
kau lihat aku? Aku masih disini bersama semua sisa kebahagiaan yang
dulu kau ciptakan .
Aku
masih disini dengan air mata dan rasa sakit yang sampai saat ini
masih belum bisa ku sembuhkan .
Bahkan
aku masih tetap berjalan di jalan yg sama , dan membayangkan hal yg
sama seperti yg dulu pernah menjadi bagian dari kegiatan kita.
Saat
ini bukan lagi seberapa sakit luka yg kau tinggalkan , melainkan
seberapa sulit melupakan hal yg selalu aku ingat.
Aku
sudah ikhlas melepas kamu, dengan atau tanpa orang lain disamping mu
aku sudah ikhlas dengan itu semua.
Hanya
saat ini masih susah untuk ku melepas kan kamu dan semua cerita kita
dulu.
Ya
memang pada hukum nya pun ikhlas itu tidak sepaket dengan melupakan ,
disaat kita ikhlas belum tentu kita berhasil untuk melupakan.
Entah
apa yg aku pikirkan saat ini, kenapa masih saja aku membiarkan hati
ku berlama-lama menyimpan perasaan ini dan membiarkan
diri
ini menyendiri menutup apapun yg ada didepan.
Menurut
ku saat ini tidak ada pintu apapun yg bisa ku buka untuk memulai
kembali.
Dan
aku pun belum menemukan jawaban untuk terlepas dari semua yg masih
aku kagumkan tentang kamu.
Entah
tuhan meniginkan aku untuk tidak jatuh hati dulu sampai bertemu
dengan orang yg tepat agar aku tidak terluka lagi
atau
tuhan ingin aku benar-benar menyembuhkan luka ku dulu sebelum
nantinya aku menjatuhkan hati ku dengan orang lain.
Intinya
saat ini aku merasa tertutup oleh siapa pun yg datang.
Aku
seperti mempunyai dunia ku sendiri yg tidak menginginkan siapapun
untuk masuk.
Kamu,
dan cerita kita masih tersusun rapi disini dan masih menempati tempat
yg sangat aku jaga sampai saat ini
mustahil
rasanya membiarkan orang lain untuk masuk, karena jangan kan untuk
membiarkan masuk mencoba untuk
membuka
hati pun aku tidak tertarik dengan siapa pun .
-08032015-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar