Sabtu , 17
oktober 2015
malam itu
akhirnya aku melihat hal yg entah harus aku ketahui atau tidak.
Ada sebuah
tulisan yg aku baca pada sebuah akun sosial media , bertuliskan
“dinner *dilengkapi emoticon sepasang cewe sama cowo*
with Y (nama kamu) at sagara ancol”
ga nyangka
bgt aku bisa liat moment kalian seperti ini, dan ga nyangka kamu
secepet ini yaa buat nyaman lagi sama orang lain.
Hati nurani
kamu dimana ya ? Ga inget dulu kamu ngomong apa ? Ga inget dulu kita
seperti apa ?
Memang hak
kamu untuk bahagia dan menemukan kebahagiaan, tapi apa tidak ada
sedikit perasaan kamu untuk menjaga aku disini yg masih belum bisa
melupakan?
Ga bisa kah
sedikit aja kamu jaga perasaan aku untuk tidak terlalu mencolok ?
Aku masih
ingat disaat kamu mengatakan untuk tidak mau membuka hati untuk siapa
pun dan tidak ingin memulai hubungan baru karna ingin mengosongkan
hati.
Bahkan kamu
juga sempat menjanjikan tetap disini sekalipun aku ingin melupakan mu
pelan-pelan. Apa kamu lupa ? Kamu lupa semua nya?
Aku juga
masih sangat ingat disaat kamu bilang bahwa bukan hanya aku yg sulit
melupakan tapi kamu juga, bukan hanya aku yg selalu memikirkan kamu
tp kamu juga.
Kamu membuat
aku seperti tidak sendirian untuk merindukan mu, kamu membuat aku
yakin bahwa kamu jg merasakan apa yg aku rasakan.
Tapi
sekarang kamu lagi dan lagi menjatuhkan aku ke jurang yg sangat
dalam, kamu menghempaskan aku seperti barang yg tidak lagi berguna.
Dimana hati
nurani kamu ? Dimana semua perasaan kamu yg dulu aku banggain ?
Dimana semua kata-kata manis yg selalu kamu ucapin ?
Mana
buktinya kamu bilang perasaan ga secepat itu untuk hilang ? Mana
buktinya kamu bilang susah untuk jatuh hati dan nyaman sama orang
lain ?
Apa karena
dia satu suku sama kamu ? Apa karena dia yg kamu kenal lebih dulu
sebelum aku ?
Apapun itu
aku tidak peduli, saat ini aku mengerti kamu bukanlah orang yg aku
kenal baik . Bukan lagi orang yg aku anggap dapat merasakan apa yg
aku rasakan.
Kamu
hanyalah orang yg berhasil membuat ku jatuh cinta teramat dalam lalu
pergi begitu saja tanpa niat untuk kembali, kamu hanya datang untuk
membuat luka yg baru.
Tidak
sadarkah luka yg kamu buat kemarin saja belum bisa aku sembuhkan
sampai saat ini !
Entah dimana
perasaan mu, orang yg dulu selalu berhasil membuat aku tertawa ,
orang yg berhasil meyakinkan aku dengan rasa nyaman kini justru
berhasil membuat ku
hancur
sehancur-hancurnya , membuat ku jatuh sejatuh-jatuhnya.
Aku
mencintai mu, bahkan masih mencintaimu sampai saat ini. Ya memang aku
bodoh, dan sangat bodoh masih saja membiarkan perasaan ini tetap
hidup sendirian
sedangkan
kamu sudah bahagia dengan yg lain.
Aku bodoh
masih selalu bermimpi dapat bersama mu kembali setelah semua luka yg
kamu hadirkan dan tinggalkan disini.
Mungkin
hanya aku yg masih tetap berdiri ditempat yg sama dan menunggu orang
yg sama padahal aku tau orang itu tak akan pernah datang lagi.
Mungkin
hanya aku yg tidak perduli bagaimana sakitnya , seberapa sakitnya
untuk bisa tetap bersama kamu.
Dan mungkin
hanya aku yg tetap ingin mengejar mu walau aku melihat sendiri kamu
selalu saja berlari tanpa pernah melihat ke balakang bahwa ada aku
yg sudah
berjatuhan hanya untuk mengajar mu.
Perasaan ini
akan tetap kuat, tapi aku sadar saat ini ada orang lain yg lebih
berhak atas kamu. Ada orang lain yg lebih berhak mencintai mu
dibandingkan masa lalu mu.
Ini mungkin
belum seberapa , cepat atau lambat aku yakin akan ada pemandangan yg
lebih menyakitkan yg harus ku lihat.
Akan ada
kenyataan pahit yg harus aku terima setelah ini, dan itu semua
menuntut ku untuk tegar.
Terima kasih
sudah menguji kesabaran dan kekuatan ku.
Untuk kamu,
semoga yg kamu jalani saat ini adalah pilihan terbaik kamu. Semoga
dia yg mempunyai banyak kelebihan mampu memenuhi semua keinginan
kamu.
Semoga dia
mampu untuk mencapai ekspektasi mu.
Bahagia
untuk kalian. Setidak nya aku bisa melihat kamu lebih bisa memanjakan
dia dibandingkan dulu ketika bersama ku.
Kamu , aku
ingin melupakan mu. Sangat-sangat ingin.
Pergilah ,
pergi sejauh mungkin , bawa semua kebahagiaan mu.
Bawa dia dan
semua cerita kalian. Aku sudah menghapus mu, aku sudah menghapus mu
!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar